Stok berbeda antar-channel
Marketplace, toko, dan gudang tidak membaca angka yang sama sehingga risiko overselling dan pembatalan meningkat.
SyarQ membantu bisnis omnichannel menata SKU, marketplace, gudang, order, purchasing, dan rekonsiliasi agar pertumbuhan penjualan tidak dibayar dengan kekacauan operasional.
SyarQ menghubungkan kebutuhan bisnis, kesiapan data, dan disiplin operasional agar Jubelio menjadi sistem kerja, bukan sekadar aplikasi baru.
Marketplace, toko, dan gudang tidak membaca angka yang sama sehingga risiko overselling dan pembatalan meningkat.
Nama produk, variasi, bundle, harga, dan kode barang berbeda-beda sehingga sinkronisasi sulit dijaga.
Order, biaya marketplace, retur, promosi, dan pencairan dana membutuhkan alur rekonsiliasi yang jelas ke finance.
Scope final ditentukan setelah discovery. Fokusnya adalah proses yang paling penting, data yang benar, dan sistem yang dapat dijalankan tim.
Mapping akun toko, channel penjualan, pengaturan awal, dan kesiapan integrasi.
Normalisasi SKU, variasi, bundle, kategori, harga, dan aturan master produk.
Gudang, lokasi, saldo awal, stok masuk-keluar, transfer, dan kontrol ketersediaan.
Alur order, picking, packing, pengiriman, pembatalan, retur, dan exception handling.
Supplier, pembelian, penerimaan, kebutuhan restock, dan kontrol lead time.
Mapping settlement, biaya channel, pembayaran, retur, dan laporan operasional-finance.
Setiap tahap memiliki keputusan, pemilik proses, dan kriteria selesai yang jelas.
Tujuan bisnis, masalah utama, stakeholder, dan batas scope.
Proses target, data model, role, approval, dan prioritas implementasi.
Pembersihan, mapping, template migrasi, dan validasi data.
Setup sistem, workflow, laporan, akses, dan integration testing.
Simulasi transaksi nyata, perbaikan gap, dan pelatihan berbasis peran.
Cut-off, pendampingan operasional, monitoring, dan stabilisasi.
Jurnal Bot membantu tim mengubah bukti transaksi atau instruksi sederhana menjadi usulan jurnal yang siap direview. Data dapat diteruskan ke Jubelio sesuai akses API, hak pengguna, approval, dan scope integrasi.
Kebutuhan tiap bisnis berbeda. Discovery awal membantu menentukan scope, risiko, dan prioritas yang realistis.
Ketersediaan koneksi mengikuti channel, akun, fitur, dan akses yang dimiliki bisnis. SyarQ memvalidasi kesiapan tiap channel sebelum implementasi.
Ya. Normalisasi SKU dan master produk adalah fondasi sinkronisasi stok, order, pembelian, dan pelaporan.
Konfigurasi multi-gudang dapat masuk scope setelah struktur lokasi, penanggung jawab, saldo awal, dan alur perpindahan stok disepakati.
Jurnal Bot dapat membantu menyusun usulan jurnal dari settlement, bukti transaksi, atau instruksi finance. Penerusan data ke sistem mengikuti akses API, approval, dan scope integrasi.
SyarQ menyiapkan SOP transaksi, hak akses, cut-off, stock opname, exception handling, dan monitoring agar disiplin operasional tetap terjaga setelah go-live.
Mulai dari sesi konsultasi untuk memetakan proses, data, scope, dan prioritas implementasi.